Pengaruh Ulama Nusantara Abad XVIII pada Pendidikan di Nusantara

Nur’aina Nur’aina, Munzir Hitami, Sri Norafiza

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh dan kontribusi ulama Nusantara abad ke-18 terhadap perkembangan sistem pendidikan Islam di Nusantara. Pada periode tersebut, ulama tidak hanya berperan menyebarkan ajaran agama, tetapi juga aktif mengembangkan metode dan institusi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library research, di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur tertulis untuk dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian ini mengungkapkan peran vital dari empat tokoh ulama utama. Pertama, Syekh Nawawi Al-Bantani yang merumuskan prinsip pendidikan holistik (ta'lim, tarbiyah, ta'dib) dan menekankan pentingnya adab serta metode pengajaran berbasis syariat. Kedua, Abd Al-Samad Al-Palimbani yang memperluas jaringan ulama di Haramayn dan menulis kitab rujukan penting berbahasa Melayu. Ketiga, Muhammad Arsyad Al-Banjari yang memelopori pendirian lembaga pesantren di Kalimantan dan mereformasi peradilan agama. Keempat, Daud bin Abdullah Al-Fatani yang konsisten mendidik kader ulama Nusantara di Makkah serta mewariskan puluhan karya tulis. Kesimpulannya, kontribusi ulama abad ke-18 sangat komprehensif, mencakup aspek keagamaan, pendirian institusi pendidikan, hingga penulisan literatur yang menjadi warisan intelektual.

Keywords


Influence, Indonesian Scholars, Education

Full Text:

PDF

References


Abdussamad, H. Z.,. Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press., 2021.

Ahmad, Maheram, Napisah Karimah Ismail, dan Rabitah Mohamad Ghazali. Peranan Ulama Nusantara Abad ke-18 dalam Dakwah. t.t.

Azra, Azyumardi. Jaringan Ulama Timur Tengah. Prenada Media, 2013.

Hidayatulloh, Muhammad Ridwan, Aceng Kosasih, dan Fahrudin Fahrudin. “Konsep tasawuf Syaikh Nawawi Al-Bantani dan implikasinya terhadap pendidikan agama Islam di persekolahan.” TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education 2, no. 1 (2015): 1–15.

Iskandar, Salman. “55 tokoh Muslim Indonesia paling berpengaruh.” (No Title), 2011.

Madani, A. Malik. “Posisi Kitab Kuning Dalam Khasanah Keilmuan.” dalam Pesantren, Jakarta, P3M, no. 1 (1989).

Maftuh, Rofik. “Inklusifitas Pemikiran Syaikh Nawawi Al-Bantani.” MAGHZA: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 3, no. 1 (2018): 119–33.

Masyhuri, A. Aziz. “Kiai Kharismatik Indonesia: Biografi.” Perjuangan, Ajaran, dan Doa-doa Utama yang Diwariskan,(Kutub: Yogyakarta, 2008), 99.

Muhammad, Hasman Zhafiri, Dzulkifli Hadi Imawan, dan Muhammad Fuad Fathul Majid. “Pemikiran Pendidikan Islam Syekh Nawawi Al-Bantani: Paradigma Pengajaran Multidimensi.” Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia 3, no. 2 (2023): 349–68.

Nurzakka, Muhammad. “Study of Tanqih al-Qaul al-Hatsits: The Book of Sheikh Nawawi al-Bantani.” Jurnal Living Hadis 6, no. 1 (2021): 21–48.

Suwarjin, Suwarjin. “Biografi Intelektual Syekh Nawawi Al-Bantani.” Tsaqofah Dan Tarikh: Jurnal Kebudayaan Dan Sejarah Islam 2, no. 2 (2017): 189–202.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i01.299

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats