Konsep Pengembangan Ilmu Menurut Imam Al-Ghazali: Perspektif Epistemologi dan Eksplorasi Kontemporer

Noor Liyana Selvia

Abstract


Artikel ini membahas konsep pengembangan ilmu menurut pandangan Imam Al-Ghazali. Imam Al-Ghazali memandang ilmu sebagai alat untuk mencapai kedekatan dengan Tuhan, yang memandu manusia menuju pemahaman yang lebih dalam tentang keberadaan dan tujuan hidup. Pemikiran Al-Ghazali juga mencakup pentingnya mengintegrasikan dimensi spiritual dan moral dalam eksplorasi intelektual, serta merawat akhlak dalam proses pencarian ilmu. Konsep-konsep Al-Ghazali tentang pengembangan ilmu menawarkan inspirasi baru, terutama dalam mengatasi persoalan etis dan moral terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan, serta perlunya integrasi antara pengetahuan agama dan pengetahuan dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan konsep pengembangan ilmu menurut pandangan Imam Al-Ghazali dengan fokus pada aspek epistemologi dan eksplorasi kontemporer, serta memberikan pemahaman yang lebih kaya dan kontekstual tentang bagaimana konsep-konsep tersebut dapat diaplikasikan dalam konteks ilmu pengetahuan modern dan memberikan sumbangan berarti dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih inklusif, holistik, dan beretika. Model penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur dan analisis teks dari karya-karya Imam Al-Ghazali. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep-konsep Imam Al-Ghazali tentang pengembangan ilmu dapat diaplikasikan dalam konteks ilmu pengetahuan modern. Konsep-konsep tersebut dapat memberikan sumbangan berarti dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih inklusif, holistik, dan beretika. Konsep-konsep tersebut juga dapat membantu mengatasi persoalan etis dan moral terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan, serta mempromosikan integrasi antara pengetahuan agama dan pengetahuan dunia. Dalam konteks ilmu pengetahuan modern, konsep-konsep Imam Al-Ghazali tentang pengembangan ilmu dapat membantu memperkuat dimensi spiritual dan moral dalam eksplorasi intelektual, serta merawat akhlak dalam proses pencarian ilmu.

Keywords


Imam Al-Ghazali, pengembangan ilmu, epistemologi, eksplorasi

Full Text:

PDF

References


Abdullah, A. (2020). Antara al-Ghazali dan Kant: Filsafat Etika Islam. IRCiSoD.

Abdullah, M. A. (2020). Dinamika Islam Kultural. IRCiSoD.

Abitolkha, A. M., & Muvid, M. B. (2020). ISLAM SUFISTIK: MEMBUMIKAN AJARAN TASAWUF YANG HUMANIS, SPIRITUALIS DAN ETIS. Penerbit CV. Pena Persada.

Ahmad, J. (2020). Religiusitas, Refleksi dan Subjektivitas Keagamaan. Deepublish.

Al-Ghazali, A. H. (2015). Ihya’’ulum al-din: The revival of the religious sciences. Islamic Book Trust.

Al-Lathif, M. G. (2020). HUJJATUL ISLAM IMAM AL-GHAZALI Kisah Hidup dan Pemikiran Sang Pembaru Islam (Vol. 69). Araska Publisher.

Amin, S. M. (2022). Ilmu tasawuf. Amzah.

Anwar, K. (2021). Pendidikan Islam Multikultural: Konsep dan Implementasi Praktis di Sekolah (Vol. 1). Academia Publication.

Assyabani, R. (2020). Naturalisasi Filsafat Islam dalam Pemikiran al-Ghazali. Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 18(2), 243–260.

Azhari, D. S., & Mustapa, M. (2021). Konsep Pendidikan Islam Menurut Imam Al-Ghazali. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 4(2), 271–278.

Ghazali, M. B. (2001). Epistemologi Al-Ghazali. Al Qalam, 18(90-91), 174–193.

H Ali Muhtarom, M. H., Karim, H. A., Choiron, H. A., Asmani, J. M. M., & Hasyim, Y. (2019). Islam Agama Cinta Damai: Upaya Menepis Radikalisme Beragama. CV. Pilar Nusantara.

Hidayat, R., & Wijaya, C. (2016). Ilmu pendidikan Islam: menuntun arah pendidikan Islam di Indonesia. Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia.

Ismail, I. (2015). Filsafat Agama. IPB Press.

Junaedi, H. M., & Wijaya, M. M. (2020). Pengembangan Paradigma Keilmuan Perspektif Epistemologi Islam: Dari Perenialisme hingga Islamisme, Integrasi-Interkoneksi dan Unity of Sciences. Prenada Media.

Khadijah, I. (2019). Etika guru dan murid dalam pendidikan perspektif Imam Al-Ghazali. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pengajaran, 5(1), 89–102.

Kurniati, Z. (2018). Dzikir sebagai terapi penyembuhan gangguan jiwa dalam perspektif Imam Al-Ghazali. UIN Raden Intan Lampung.

Minarti, S. (2022). Ilmu Pendidikan Islam: Fakta teoretis-filosofis dan aplikatif-normatif. Amzah.

Nasution, H. Y. (2022). Manusia menurut al-Ghazali. Merdeka Kreasi Group.

Primarni, A. (2016). Pendidikan holistik: format baru pendidikan Islam membentuk karakter paripurna. Al Mawardi Prima.

Purnomo, M. H. (2020). Pendidikan Islam: Integrasi Nilai-Nilai Humanis, Liberasi dan Transendensi Sebuah Gagasan Paradigma Baru Pendidikan Islam. Absolute Media.

Qorib, M., Zaini, M., Akrim, A., & Gunawan, G. (2019). Integrasi Etika Dan Moral. Kumpulan Buku Dosen, 1(1).

Rahman, H. A. (2022). Tri Pusat Pendidikan Perspektif Tasawuf. Kaaffah Learning Center.

Rahman, M. T. (2020). Filsafat Ilmu Pengetahuan. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Suprayitno, A., & Wahyudi, W. (2020). Pendidikan karakter di era milenial. Deepublish.

Thohir, M. M. B. (2016). Pemikiran Imam Al-Ghazali Tentang Ekonomi Islam dalam Kitab Ihya’Ulumuddin. IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam, 5(2), 225–242.

Tohidi, A. I. (2017). Konsep Pendidikan Karakter Menurut Al-Ghazali Dalam Kitab Ayyuha Al-Walad. OASIS: Jurnal Ilmiah Kajian Islam, 2(1), 14–27.

Winarno, B. (2013). Etika pembangunan. Media Pressindo.

Yusuf, K. M. (2021). Tafsir Tarbawi: pesan-pesan Al-Qur’an tentang pendidikan. Amzah.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/srp.v2i1.108

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

situs togel

slot online

slot gacor

toto togel

toto slot

toto slot

toto togel

toto slot

toto slot