Analisis Strategi Adaptasi Masyarakat Terhadap Krisis Air Bersih Akibat Kekeringan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat

Awellya Novia Ramadanisa, Giska Ananta, Najla Najla, Adhi Munajar

Abstract


Pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan karakteristik fisik dan kemampuan lahannya dapat menyebabkan degradasi lingkungan, penurunan kualitas tanah, serta meningkatnya risiko bencana. Kecamatan Kampar memiliki keragaman karakteristik fisik wilayah yang meliputi bentuklahan, kemiringan lereng, kondisi tanah, drainase, dan potensi bencana sehingga diperlukan evaluasi kemampuan lahan sebagai dasar perencanaan ruang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis klasifikasi kemampuan lahan dan daya dukung lingkungan Kecamatan Kampar serta menentukan arahan pemanfaatan ruang berdasarkan karakteristik fisik wilayah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis informasi geospasial dengan memanfaatkan data primer hasil observasi lapangan dan data sekunder berupa peta administrasi, tanah, lereng, drainase, curah hujan, serta dokumen perencanaan wilayah. Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) melalui metode skoring, pembobotan, dan overlay berbagai parameter kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Kampar memiliki tiga kelas kemampuan lahan, yaitu kemampuan pengembangan rendah (20%), sedang (45%), dan tinggi (35%). Wilayah kemampuan rendah diarahkan sebagai kawasan lindung, kemampuan sedang sebagai kawasan penyangga dengan penerapan konservasi, sedangkan kemampuan tinggi sebagai kawasan pengembangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan SIG berbasis kemampuan lahan mampu memberikan dasar ilmiah dalam penyusunan arahan pemanfaatan ruang yang adaptif, aman, dan berkelanjutan.


Keywords


Adaptasi Masyarakat; Krisis Air Bersih; Kekeringan; Ketahanan Masyarakat; Lombok

Full Text:

PDF

References


Adi, W. B., dan A. Anshar. "Krisis Air Bersih dan Bentuk Adaptasi Masyarakat di Kelurahan Babakan Pasca Bencana Gempa Bumi Lombok 2018." Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi 7, no. 2 (2023): 196–205. https://doi.org/10.29408/geodika.v7i2.16796.

Ali, A. M., S. Zuhara, F. Waiduri, H. Saidah, A. S. Hijriati, S. Nur, D. Niam, F. Azizah, dan H. Aulani. "Meminimalisir Bencana Kekeringan Menggunakan Sumur Resapan, Biopori, dan Parit Rorak di Desa Jembatan Kembar Timur, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat." Jurnal Gema Ngabdi 6, no. 1 (2024): 75–82.

Ariany, F., B. Fathin, dan A. Rahmawati. "Pemenuhan Air Bersih di Desa Lenek Baru Kecamatan Lenek." Jurnal Pengabdian Masyarakat 1, no. 1 (2025): 10–18.

Fikri, M. A., K. Mujahid, S. Atikah, dan E. E. Sasanti. "Pengabdian Masyarakat Pemasangan Pipa Air Sumur di Dusun Ujung Ketangga Desa Sekaroh, Kecamatan Jero Waru Lombok Timur." Educational Journal of Innovation and Multidisciplinary Studies 3, no. 01 (2024): 46–50. https://doi.org/10.58812/ejimcs.v3i01.

Fikri, M. A., I. Waskito, dan I. Rakhmawati. "Pemberdayaan Masyarakat Melalui Hilirisasi Air Sumur Bor di Desa Mekar Sari, Kecamatan Gunung Sari Lombok Barat." Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (2024): 1–2.

Guna, T. "Upaya Penguatan Ketahanan Pangan di Kabupaten Lombok Tengah Guna Mengantisipasi Kekeringan." (2024): 11–14.

Juliansyah, D., Q. Amlelia, K. Najiyah, R. N. Ramdani, dan N. Nadira. "Bencana Kekeringan dalam Perspektif Mitigasi, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi serta Dampaknya: Studi Komparatif antara Nusa Tenggara Barat dan Jerman." Jurnal Pengabdian dan Penelitian Masyarakat 4, no. 2 (2025): 414–20.

Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul, Bustan, Rika Andriati Sukma Dewi, dan S. I. S. "Tingkat Kekeringan Lahan dan Dampaknya pada Lahan Pertanian di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat (Land Drought Level and Its Impact on Agricultural Land in Sekotong District West Lombok Regency)." Jurnal Ilmu Lingkungan 25, no. 2 (2024): 428–35.

Saidah, H., I. W. Yasa, I. D. Gede, J. Negara, dan I. D. Made. "Peningkatan Literasi Masyarakat dalam Upaya Mitigasi Kekeringan di Dusun Tibu Lilin Kabupaten Lombok Barat." Jurnal Pengabdian Masyarakat (2025).

Sayaka, B., T. Sudaryanto, dan S. Wahyuni. "Upaya Petani dan Pemerintah Menghadapi Bencana Kekeringan." Analisis Kebijakan Pertanian 40, no. 1 (2022): 25–38.

Sofyandi, P. K. "Ketersediaan Air Bersih dengan Kepemilikan Jamban Sehat pada Kepala Keluarga di Desa Bilelando Lombok Tengah 2025." Jurnal Kesehatan Masyarakat 1, no. 1 (2025): 38–48.

Sulistyowati, T., M. Eniarti, dan L. Hanifah. "Pendugaan Potensi Air Tanah untuk Mengatasi Krisis Air Pasca Gempa di Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara." Jurnal Pengabdian Masyarakat 2, no. 2 (2021): 214–21.

Suwetha, I. G. N. "Edukasi Bencana Kekeringan dan Kesiapsiagaan Warga Masyarakat dalam Menanggulangi Bencana Kekeringan di Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat." Jurnal Kebencanaan dan Kesiapsiagaan 3, no. 1 (2021): 28–44.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i02.518

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats