Antara Espresso dan Azan: Perilaku Keagamaan Anak Muda di Kedai Kopi Kotabaru

Muhammad Yusron, Sa’adatul Jannah, Melly Ariska, Rusiana Rusiana, Mahaliatul Hafizah, Sutra Ali

Abstract


Menjamurnya kedai kopi modern di kawasan urban menjadikan kedai kopi tidak hanya sebagai tempat konsumsi, tetapi juga sebagai ruang sosial bagi generasi muda. Fenomena menarik muncul ketika suasana kedai kopi bersinggungan dengan berkumandangnya suara azan yang memunculkan berbagai respons keagamaan di kalangan anak muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons anak muda terhadap suara azan di tengah suasana kedai kopi, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penundaan salat, serta mengetahui upaya anak muda dalam menjaga praktik keagamaan di ruang publik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di Kafe Serupa dan Kafe Nahla, Kotabaru. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pengelola kafe serta pengunjung dari kalangan anak muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons anak muda terhadap suara azan terbagi dalam beberapa bentuk, yaitu datang ke kedai kopi setelah salat, menghentikan percakapan sementara ketika azan berkumandang, dan menunda salat hingga kembali ke rumah. Faktor yang memengaruhi penundaan salat terdiri atas faktor internal berupa pilihan pribadi dan faktor eksternal seperti suasana nongkrong, pengaruh teman sebaya, penggunaan gawai, serta keterbatasan fasilitas ibadah di kedai kopi.

Keywords


Kedai Kopi, Anak Muda, Azan, Religiusitas, Ruang Sosial

Full Text:

PDF

References


Bennett, Andy. Culture and Everyday Life. London: SAGE Publications, 2005.

Berger, Peter L., ed. The Desecularization of the World: Resurgent Religion and Global Politics. Grand Rapids: Wm. B. Eerdmans Publishing, 1999.

Blau, Peter M. Inequality and Heterogeneity: A Primitive Theory of Social Structure. New York: Free Press, 1977.

Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th ed. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2014.

Denzin, Norman K., dan Yvonna S. Lincoln, eds. The SAGE Handbook of Qualitative Research. 5th ed. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2018.

Habermas, Jürgen. Between Naturalism and Religion: Philosophical Essays. Cambridge: Polity Press, 2008.

Habermas, Jürgen. The Theory of Communicative Action. Vol. 1: Reason and the Rationalization of Society. Boston: Beacon Press, 1984.

Herlyana, Elly. “Fenomena Coffee Shop sebagai Gejala Gaya Hidup Baru Kaum Muda.” Thaqafiyyat: Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam 13, no. 1 2012.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd ed. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2014.

Myers, David G. Social Psychology. 10th ed. New York: McGraw-Hill, 2010.

Oldenburg, Ray. The Great Good Place: Cafes, Coffee Shops, Community Centers, Beauty Parlors, General Stores, Bars, Hangouts, and How They Get You Through the Day. New York: Marlowe & Company, 1999.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2018.

Turkle, Sherry. Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other. New York: Basic Books, 2011.

Turner, Bryan S. Religion and Modern Society: Citizenship, Secularization and Globalization. Cambridge: Cambridge University Press, 2011.

Weber, Max. Economy and Society: An Outline of Interpretive Sociology. Edited by Guenther Roth dan Claus Wittich. Berkeley: University of California Press, 1978.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i02.443

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats