Cyber Crime sebagai Risiko Sistemik pada Bank Digital Syariah di Indonesia: Analisis Perspektif Teori Risiko Ulrich Beck
Abstract
Cyber Crime sebagai risiko sistemik dalam konteks bank digital syariah di Indonesia, dengan kerangka teori Risk Society dari Ulrich Beck. Perkembangan pesat teknologi digital membawa peluang sekaligus tantangan signifikan bagi sektor perbankan syariah, khususnya terkait keamanan siber. Penelitian ini mengkaji bagaimana risiko kejahatan siber, yang meliputi berbagai bentuk serangan digital, dapat mengancam stabilitas dan keberlanjutan bank digital syariah. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis data sekunder, penelitian ini mengidentifikasi kerentanan sistemik yang muncul akibat digitalisasi perbankan, serta implikasinya terhadap perlindungan nasabah dan kepercayaan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank digital syariah di Indonesia menghadapi risiko kejahatan siber yang kompleks dan multidimensional, yang memerlukan strategi mitigasi komprehensif. Penelitian ini juga mengusulkan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan keamanan siber, memperkuat regulasi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko digital dalam ekosistem perbankan syariah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amrillah, M. U. (2020). Urgensi Pembentukan Undang-Undang Digital Banking Bagi Perbankan Syariah Di Indonesia. Jurnal Lex Renaissance, 5(4), 841–854. https://doi.org/10.20885/jlr.vol5.iss4.art12
Baidhowi, B. (2018). Sharia Banking Opportunities and Challenges in the Digital Era. https://doi.org/10.2991/icils-18.2018.30
Beik, I. S., & Yuniarti, V. S. (2022). Ekonomi dan Keuangan Digital Syariah: Peluang, Tantangan, dan Regulasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Budianto, E. W. H., & Dewi, N. D. T. (2023). Pemetaan Penelitian Rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Bibliometrik VOSviewer dan Literature Review. Journal of Accounting Finance Taxation and Auditing (JAFTA), 4(2), 162–176. https://doi.org/10.28932/jafta.v4i2.7650
Damkjær, S. (2006). Theory, culture and society. Dansk Sociologi, 10(1), 5–25. https://doi.org/10.22439/dansoc.v10i1.669
Dewantara, R., & Sitorus, H. A. M. (2022). Re-Evaluasi Pendirian Bank Digital di Indonesia: Paradigma, Konsep dan Regulasi. Veritas et Justitia, 8(2), 226–252. https://doi.org/10.25123/vej.v8i2.5433
Faridi, M. K. (2019). Kejahatan Siber dalam Bidang Perbankan. Cyber Security dan Forensik Digital, 1(2), 117–125. https://doi.org/10.14421/csecurity.2018.1.2.1373
Fauzi, A., Widayati, E., Putri, T. A. P., Abiyyah, L. A., Sasmitha, M., Maulana, R., Aulia, T., & Herdinov, A. (2023). Peranan Bank Indonesia dalam Mengatur dan Menjaga Kelancaran Sistem Pembayaran. Jurnal Akuntansi dan Manajemen Bisnis, 3(1), 1–12. http://dx.doi.org/10.56127/jaman.v3i1.654
Fitrianto, B. (2025). Tinjauan Yuridis Tanggung Jawab Hukum Bank terhadap Kerugian Nasabah Akibat Kecerdasan Buatan (AI) dalam Pengambilan Keputusan Kredit. Milthree Law Journal, 2(1), 1–19. https://doi.org/10.70565/mlj.v2i1.92
Hardyansah, R., & Darmawan, D. (2026). Mapping Digital Asset Regulatory Models and Their Implications for Islamic Financial Governance: A Comparative Study of Indonesia, the United Arab Emirates, and Turkey. Jurnal Akta, 13(1), 1–22. https://doi.org/10.30659/akta.v13i1.51396
Hasanah, N., Sayuti, M., & Lisnawati, L. (2024). Optimalisasi Regulasi Perbankan Syariah oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dalam Akselerasi Transformasi Digital. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 13(03), 512–525. https://doi.org/10.22437/jmk.v13i03.36621
Hidayat, M. S. (2023). Mengurai Potensi Ekonomi Syariah sebagai Solusi Krisis Keuangan Global: Kajian Mendalam melalui Studi Literatur. ALAMIAH: Jurnal Muamalah dan Ekonomi Syariah, 4(02), 223–242. http://dx.doi.org/10.56406/jurnalalamiah.v4i02.220
Ika Atikah. (2023). Perlindungan Hukum Pelanggan Aset Kripto Transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar’i, 10(2), 343–358. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i2.31691
Jange, B., Pendi, I., & Susilowati, E. M. (2024). Peran Teknologi Finansial (Fintech) dalam Transformasi Layanan Keuangan di Indonesia. Indonesian Research Journal on Education, 4(3), 4441–4456. https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.1007
Kholis, I. M. (2025). Perlindungan Data Pribadi dan Keamanan Siber di Sektor Perbankan: Studi Kritis atas Penerapan UU PDP dan UU ITE di Indonesia. Staatsrecht Jurnal Hukum Kenegaraan dan Politik Islam, 6(1), 1–20. https://doi.org/10.14421/t5sfe747
Kristiyanto, S., & Widodo, S. (2020). Analisa Intermediasi Makroprudensial pada Bank Berdampak Sistemik di Indonesia. JMD: Jurnal Riset Manajemen & Bisnis Dewantara, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.26533/jmd.v3i1.546
Kusvianti, P., Ashari, A. P. R., & Izzah, A. N. (2023). Pandangan Ulrich Beck tentang Risiko dan Ketidakpastian yang Dialami oleh Masyarakat Modern. Jurnal Ilmiah Ecosystem, 23(1), 22–32. https://doi.org/10.35965/eco.v23i1.2495
Latifah, L., & Awad, A. (2023). Metode Pendidikan Karakter Di Pesantren Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. JIS: Journal Islamic Studies, 1(3).
Latifah, L., & Ngalimun, N. (2025). Teknologi Digital Sebagai Ruang Pertemuan Agama Dan Budaya Masyarakat Multikultural. SINTESA: JURNAL SAINS & TEKNOLOGI, 1(02), 51-64.
Launa, L., & Mudjiyanto, B. (2022). Membincang Risiko dan Ketidakpastian (Sebuah Penjajakan Konseptual Studi Risiko Politik). Jurnal Communitarian, 3(2), 209–224. https://doi.org/10.56985/jc.v3i2.180
Mauliza, A. Y. I., Machmudi, R. D. S., & Indrarini, R. (2022). Pengaruh Perlindungan Data dan Cyber Security terhadap Tingkat Kepercayaan Menggunakan Fintech Masyarakat di Surabaya. SIBATIK Journal, 1(11), 2397–2410. http://dx.doi.org/10.54443/sibatik.v1i11.395
Ngalimun, H. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.
Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia 2023–2027. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.
Pratama, I. P. A. E. (2021). Cyber Security: Teori dan Praktik Keamanan Siber. Bandung: Informatika.
Rahmawati, R., Imaduddin, M. A., Jufrin, & Muslimah. (2023). Hukum Perbankan Syariah di Indonesia: Optimalisasi Fungsi Berbasis Pengendalian Risiko pada Perbankan Syariah. Wahana Islamika: Jurnal Studi Keislaman, 9(2), 161–182. https://doi.org/10.61136/zskcz305
Rasborg, K. (2019). Ulrich Beck: En kritisk indføring i teorien om verdensrisikosamfundet.
Rohyati, R., Rokhmah, F. P. N., Syazeedah, H. N. U., Fitriyaningrum, R. I., Ramadhan, G., & Syahwildan, M. (2024). Tantangan dan Peluang Pasar Modal Indonesia dalam Meningkatkan Minat Investasi di Era Digital. Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 86–98. http://dx.doi.org/10.57141/kompeten.v3i1.133
Saputri, M. E., Ningtias, I. C. K., & Holida, N. (2023). Ketidakpastian dan Risiko yang Dialami Masyarakat di Era Modernisasi. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(2), 127–134. http://dx.doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v1i2.261
Ulya, N. U., & Musyarri, F. A. (2020). Reformulasi Pengaturan Mengenai Financial Technology dalam Hukum Positif di Indonesia. Arena Hukum, 13(3), 475–492. https://doi.org/10.21776/ub.arenahukum.2020.01303.5
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, & Pebrianggara, A. (2023). Design Thinking For Business. Umsida Press eBooks. https://doi.org/10.21070/2023/978-623-464-078-6
Wardah Yuspin, Kelik Wardiono, Aditya Nurrahman, & Arief Budiono. (2023). Personal Data Protection Law in Digital Banking Governance in Indonesia. Studia Iuridica Lublinensia, 32(1), 99–130. https://doi.org/10.17951/sil.2023.32.1.99-130.
DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i02.389
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
View My Stats

