Transformasi Nilai Mitos Jawa sebagai Fondasi Pendidikan Karakter Generasi Alpha

Mega Ayuning Tyas, Desy Safitri, Sujarwo Sujarwo

Abstract


Pendidikan karakter menghadapi tantangan yang cukup kompleks akibat era modernisasi dan digitalisasi yang semakin berkembang. Tantangan tersebut berupa nilai-nilai karakter yang semakin terkikis akibat maraknya konten negatif yang melingkupi kehidupan Generasi Alpha. Menggunakan metode studi literatur (library research) dengan pendekatan analisis isi dan interpretasi kritis. Penelitian ini dipilih karena bertujuan untuk mengkaji dan mentransformasi nilai-nilai yang terkandung dalam mitos Jawa sebagai fondasi pendidikan karakter Generasi Alpha berdasarkan sumber-sumber tertulis yang relevan. Dari empat mitos larangan yang dianalisis, hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos-mitos tersebut memiliki nilai implisit yang sangat relevan bagi Generasi Alpha. Kemudian mitos-mitos tersebut diintegrasikan ke dalam komponen pendidikan karakter milik Thomas Lickona. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal yaitu Mitos Jawa dapat dijadikan fondasi pendidikan karakter bagi Generasi Alpha.

Keywords


Mitos Jawa, Pendidikan Karakter, Generasi Alpha

Full Text:

PDF

References


Dalmeri. “Pendidikan untuk Pengembangan Karakter (Telaah terhadap Gagasan Thomas Lickona dalam Educating For Character).” Al-Ulum 14, no. 1 (2014): 271.

Fadlurrohim, I., A. Husein, L. Yulia, H. Wibowo, dan S. T. Raharjo. “Memahami Perkembangan Anak Generasi Alfa di Era Industri 4.0.” Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial 2, no. 2 (2020): 178. https://doi.org/10.24198/focus.v2i2.26235.

Fitria, Tri N. “Generation Z’s Perception of Javanese Oral Tradition of Myth and Taboo Ora Ilok in Javanese Society.” Paradigma: Jurnal Kajian Budaya 13, no. 3 (2023): 458–68. https://doi.org/10.17510/paradigma.v13i3.1282.

Ma’arif, M. S., dan H. Kurniawan. “Mitos Larangan sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Jawa di Banyuwangi (Kajian Etnolinguistik).” Indo-MathEdu Intellectuals Journal 5, no. 5 (2024): 6578–94.

Pandapotan, S., dan H. Silalahi. “Eksplorasi Folklor Lisan Karo sebagai Identitas dan Penguatan Sosial Budaya.” Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology) 7, no. 2 (2022): 168–73.

Sanjaya, A. Y., D. Safitri, dan Sujarwo. “Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pengembangan Pendidikan Karakter di Era 4.0.” JICN: Jurnal Intelek dan Cendekiawan Nusantara 1, no. 2 (2024): 3007–13.

Sari, K. R. “Penelitian Kepustakaan dalam Penelitian Pengembangan Pendidikan Bahasa Indonesia.” Jurnal Borneo Humaniora, 2021, 60–69.

Sihotang, H. “Understanding Alpha Generation: Education and Careers.” KUKIMA: Kumpulan Karya Ilmiah Manajemen 4, no. 1 (2025): 35–44.

Suryawan Pasek, P. I., M. I. Sutajaya, dan W. I. Suja. “Tri Hita Karana sebagai Kearifan Lokal dalam Pengembangan Pendidikan Karakter.” Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia 5, no. 2 (2022): 50–65.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/srp.v4i1.318

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


      


Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: jurnal.serumpun2022@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

situs togel

slot online

slot gacor

toto togel

toto slot

toto slot

toto togel

toto slot

toto slot