Fenomena “Married Is Scary” dalam Perspektif Konstruksi Sosial dan Dampaknya terhadap Sikap Generasi Muda Kontemporer

Muhammad Firdhi Al Ghifary, Ulwan Naezi Rabbani M Noer, Zacky Akbar Saputro, Mirna Nur Alia Abdullah

Abstract


Fenomena narasi “married is scary” yang berkembang di media sosial menunjukkan peran ruang digital dalam membentuk cara generasi muda memaknai institusi pernikahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konstruksi sosial digital terhadap persepsi dan sikap generasi muda terhadap pernikahan melalui perspektif konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Hasil kajian menunjukkan bahwa narasi mengenai konflik rumah tangga, perselingkuhan, ketimpangan relasi, dan tekanan ekonomi keluarga yang tersebar di media sosial membentuk pemahaman baru bahwa pernikahan merupakan institusi yang kompleks, penuh tantangan, dan membutuhkan kesiapan multidimensional. Paparan yang berulang terhadap narasi tersebut mendorong generasi muda untuk memandang pernikahan secara lebih kritis, reflektif, dan rasional, sehingga pernikahan tidak lagi diposisikan semata sebagai kewajiban sosial, tetapi sebagai keputusan personal yang memerlukan kesiapan psikologis, emosional, dan finansial. Di sisi lain, konstruksi sosial digital juga mendorong munculnya standar serta ekspektasi yang lebih tinggi terhadap relasi pernikahan. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial telah menjadi agen sosialisasi baru yang berpengaruh dalam mentransformasikan cara generasi muda memahami dan menilai pernikahan.

Keywords


Konstruksi sosial, media digital, married is scary, persepsi generasi muda, institusi pernikahan

Full Text:

PDF

References


Ahmad, dan R. A. Syafruddin. “Analisis Fenomena Marriage Is Scary pada Kalangan Mahasiswa IAIN Parepare: Dampak Psikososial dan Media Sosial terhadap Kesiapan Pernikahan.” Jurnal Hukamaa 3, no. 3 Special Edition (2024).

Ashlaksha, H. N., S. Muhammad, A. A. I. Saputri, dan M. Huda. “The Problem in the Issue of Marriage Is Scary and Childfree in Indonesia.” Judex Praetor 1, no. 1 (2025): 63–77. https://doi.org/10.35671/judex.v1i1.115.

Aulia, Syawali, Putri, Tsabita, Ningrum, dan Habib. “Pernikahan dalam Perspektif Generasi Z: Analisis dalam Membangun Keluarga.” Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling 16, no. 5 (2025). https://doi.org/10.6734/LIBEROSIS.V2I2.3027.

Ghofi, Achdiani, dan Fatimah. “Perubahan Nilai Perkawinan di Kalangan Generasi Z.” Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 2025.

Meilisa dan Latief. “Konstruksi Sosial Narasi Marriage Is Scary dalam Era Individualisme: Studi Komunikasi Gender (Perspektif Peter L. Berger).” JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner 2, no. 4 (2025).

Negara dan Konstruksi Sosial. Jakad Media Publishing, 2025.

Oktaviani, D. “Analysis of the Marriage Is Scary Phenomenon Among Generation Z.” Sahaja: Journal Sharia and Humanities 4, no. 1 (2025): 422–39. https://doi.org/10.61159/sahaja.v4i1.403.

Riswandi, R., C. Surahman, dan R. H. Nugraha. “Analisis Perspektif Mahasiswa Muslim Gen-Z terhadap Isu Marriage Is Scary.” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) 5, no. 1 (2025): 10–25. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i1.893.

Soemanto. Sosiologi Keluarga. 3rd ed. Perpustakaan Digital Universitas Terbuka, 2022. https://pustaka.ut.ac.id/lib/sosi4413-sosiologi-keluarga-edisi-2/.

Soffi. “Konstruksi Pernikahan Wanita Usia Muda pada Masyarakat Desa Purwosono, Kabupaten Lumajang.” Kusa Lawa 2, no. 2 (2022): 1–14. https://doi.org/10.21776/ub.kusalawa.2022.002.02.01.

Sulfinadia, H., J. P. Roszi, M. Puspita, A. Z. Fadli, dan A. I. Fadli. “The Phenomenon Marriage Is Scary: Causal Factors and Efforts Faced by Muslim Communities in Indonesia.” Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam 10, no. 1 (2025): 355–77. https://doi.org/10.29240/jhi.v10i1.12414.

Sulistiyo, U. Metode Penelitian Kualitatif. PT Salim Media Indonesia, 2023.

Tirta, K. D., dan S. N. Arifin. “Studi Fenomenologi: Marriage Is Scary pada Generasi Z.” TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling 8, no. 3 (2025): 12–20. https://doi.org/10.26539/teraputik.833675.

Wilasari dan Hakim. “Konstruksi Sosial Pernikahan di Bawah Umur pada Perempuan di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan.” EJournal Pembangunan Sosial, 2025.

Yani, N. A. “Married Is Scary: Ketakutan Gen Z terhadap Pernikahan di Era Modern.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4, no. 1 (2026): 3786–99. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.3732.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/srp.v4i1.236

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


      


Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: jurnal.serumpun2022@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

situs togel

slot online

slot gacor

toto togel

toto slot

toto slot

toto togel

toto slot

toto slot