Reconstructing Islamic Educational Knowledge Through a Humanistic Approach in the Digital Era

Sigit Hidayat AW

Abstract


The development of digital technology in the Society 5.0 era has significantly transformed various aspects of human life, including Islamic education. Digital transformation provides opportunities for improving information accessibility, learning flexibility, and educational innovation; however, it also creates challenges such as declining social interaction, instant learning culture, weakened empathy, and the dominance of cognitive aspects in educational processes. This study aims to analyze the condition of Islamic Education in the digital era, identify its challenges, and formulate a humanistic-based Islamic Education reconstruction model that is adaptive to digital technological developments. This research employed a mixed-method approach with a sequential explanatory design involving quantitative and qualitative data collected from lecturers and students of Islamic Education programs at Islamic higher education institutions. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman model. The findings indicate that digital transformation enhances information accessibility, learning flexibility, and availability of academic resources; however, it also contributes to reduced direct interaction, instant learning tendencies, and challenges in strengthening moral and spiritual values. This study proposes a humanistic Islamic Education model consisting of three integrated dimensions: technological, humanistic, and spiritual dimensions. The model positions technology as a supporting instrument for learning, while humanistic and spiritual values serve as the foundation for developing learners who are adaptive, ethical, socially responsible, and capable of facing digital-era challenges.


Keywords


Islamic Education, humanistic approach, digital era, educational transformation, Islamic learning

Full Text:

PDF

References


Abrar, M. (2025). Pendidikan Islam dalam perspektif epistemologi Islam: Tantangan dan peluang abad 21. Jurnal Seumubeuet, 4(1), 44–59.

Ali, A. F. (2020). TRANSFOR-MOTION: Membentuk kepemimpinan efektif menuju sukses pribadi dan organisasi. Caremedia Communication.

Ambarwati, D., Wibowo, U. B., Arsyiadanti, H., & Susanti, S. (2021). Studi literatur: Peran inovasi pendidikan pada pembelajaran berbasis teknologi digital. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(2), 173–184.

Anurogo, D., & Napitupulu, D. S. (2023). Esensi ilmu pendidikan Islam: Paradigma, tradisi dan inovasi. Pustaka Peradaban.

Arib, J. M., & Yuspitasari, S. (2025). Konsep pendidikan humanistik dalam perspektif Islam dan filsafat kontemporer. AL-MUNADZOMAH, 4(2), 157–169.

Asdlori, A., & Yahya, M. S. (2023). Konsep pembelajaran PAI berbasis media digital melalui pendekatan humanistik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1877–1886.

Ashari, A. L., Rahman, A., Waluyanti, E., & Kusminingsih, S. E. (2025). Pendidikan agama Islam dalam lensa filsafat ilmu. Uwais Inspirasi Indonesia.

Aththahirah, A., Hasanah, H. U., & Harahap, A. S. (2025). Teori belajar humanistik: Penerapan teori belajar humanistik dalam pengembangan potensi dan kemandirian peserta didik. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(4), 6955–6971.

Bali, M. M. (2013). Peran dosen dalam mengembangkan karakter mahasiswa. Humaniora: Journal of Indonesia Culture and Society, 4(2), 800–810.

Basori, B., Pasaribu, M. Y., & Amalya, R. N. (2025). Filsafat pendidikan Islam: Integrasi nilai-nilai spiritual dalam sistem pendidikan modern. Reflection: Islamic Education Journal, 2(2), 256–268.

Firmansyah, T. W., & Khadijah, K. (2025). Integrasi teori humanistik Abraham Maslow, Carl Rogers dan terapi transpersonal dalam mewujudkan transformasi diri dan penyembuhan psikologis. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(3), 4511–4526.

Hariyasasti, Y., Kristanti, E. Y., Darmuki, A., & Kanzunnudin, M. (2025). The influence of humanistic learning theory and holistic education theory on the quality of student learning outcomes at Jembulwunut Elementary School in the digital era. International Journal of Social and Management Studies, 6(3), 24–34.

Hariyono, H., Candra, I. A., Mauliansyah, F., Wahyudin, Y., & Rizal, M. (2024). Transformasi digital: Teori dan implementasi pada era revolusi industri 4.0 menuju era society 5.0. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Ikhsan, M. (2024). Analisis kemampuan berpikir kritis dalam pemanfaatan literasi digital untuk penyelesaian tugas mahasiswa PPKn Universitas Jambi (Skripsi/Tesis, Universitas Jambi). Universitas Jambi.

Khamim, S., Sesmiarni, Z., Siregar, N., Lindra, A., Rizky, M., & Zubir, R. (2023). Optimalisasi pendidikan agama Islam untuk mendorong internalisasi nilai moderasi di perguruan tinggi umum (Studi pada Institut Administrasi dan Kesehatan Setih Setio Muara Bungo). NUR EL-ISLAM: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 10(2), 376–404.

Lailatussa’idah, I., Kambali, K., & Rusydi, R. (2022). Konsep humanisme religius sebagai paradigma pendidikan Islam menurut Abdurrahman Mas’ud dalam konteks pendidikan modern. Journal Islamic Pedagogia, 2(2), 63–71.

Laka, L., Darmansyah, R., Judijanto, L., et al. (2024). Pendidikan karakter Gen Z di era digital. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Liana, N. (2024). Pendekatan humanisme dan konstruktivisme untuk penguatan karakter Islami di era digital. Al-Dirosah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2).

Mahmud, S. (t.t.). Humanisme Samawi: Mengembalikan kemanusiaan yang hilang. Penerbit Adab.

Masykur, A. (2025). Digitalisasi pendidikan Islam di perguruan tinggi: Analisis literatur tentang efektifitas pembelajaran daring. Jurnal El Wahdah, 6(1).

Puteri, A. R., Nasution, W. N., & Nasution, M. I. P. (2025). Integrasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan: Konsep, perkembangan, dan inovasi media pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi, 5(4).

Rimadani, E., Adawiyah, R., Susiari, R., & Thohirin, A. (2025). Kepemimpinan humanis di tengah disrupsi teknologi pendidikan. Journal Educatione, 2(2).

Safitri, F., Ramlah, R., Sandy, W., & Siregar, A. C. (2025). Literasi digital dalam dunia pendidikan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Sakdiyah, S., Widna, W., & Gusmaneli, G. (2025). Integrasi penggunaan teknologi dalam strategi pembelajaran PAI untuk membentuk kompetensi 4C peserta didik era digital. Dinamika Pembelajaran: Jurnal Pendidikan dan Bahasa, 2(2), 229–242.

Sari, D. A., In, K., Yogasara, W., Agustyarini, S., & Yaqin, M. A. (2026). Metode dan strategi pembelajaran inovatif pendekatan konektivisme di era digital. CV. Penerbit Ilmu Literasi dan Riset (Pilar).

Sauqi, A. (2025). Metode dan strategi pembelajaran PAI berbasis sosio humaniora. Tanzhimuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 53–69.

Sipaayung, J., & Munawaroh, M. (2025). Peran teknologi smartphone sebagai media pembelajaran interaktif bagi mahasiswa di era digital. Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi, 3(1), 167–176.

Sugianto, H., Gafarurrozi, M., & Herman, R. (2025). Penanaman nilai-nilai religiusitas mahasiswa melalui social learning theory Albert Bandura. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 15(2), 829–854.

Sukmayadi, T., Maarif, M., Fitri, H. R., Dewi, A. K., Merkuri, Y. G., & Haryanti, A. N. (2024). Membangun keterampilan berpikir kritis mahasiswa melalui literasi kewarganegaraan di Universitas Ahmad Dahlan. Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran, 12(2), 245–256.

Sulistiawati, Y. A., & Sari, H. P. (2025). Rekonstruksionisme dalam pendidikan Islam yang responsif terhadap tantangan zaman. Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(4), 422–433.

Sumiyati, L., Nada, F. S., Prasetiadi, F. L., & Aziz, A. (2025). Menerapkan pendidikan holistik dan komprehensif untuk meningkatkan perkembangan moral, intelektual, dan sosial siswa. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3(3), 165–180.

Susilawati, N. (2021). Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka dalam pandangan filsafat pendidikan humanisme. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3), 203–219.

Tajuddin, T. (2023). Komunikasi dosen dengan mahasiswa yang Islami untuk menguatkan etika akademik dan karakter mahasiswa di perguruan tinggi. Jurnal An-Nasyr: Jurnal Dakwah dalam Mata Tinta, 10(2), 208–218.

Ulya, Z. (2024). Penerapan teori konstruktivisme menurut Jean Piaget dan teori neuroscience dalam pendidikan/Application of constructivism theory according to Jean Piaget and neuroscience theory in education. Al-Mudarris: Journal of Education, 7(1), 12–23.

Zahra, A. S., Widad, S., Salsabila, I. A., & Abu Bakar, M. Y. (2024). Integrasi tarbiyah, talim dan ta’dib: Pilar utama pendidikan Islam. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6), 33–48.

Zahrah, A., Hanifah, A. S., Adiyas, A., & Azis, A. (2025). Inovasi pembelajaran PAI berbasis teknologi informasi: Transformasi digital dalam pendidikan Islam. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 2(3), 119–131.

Ziqri, M., Analiza, T., Sinta, C. Z., & Widyawati, S. (2026). Fenomena cyberbullying di media sosial sebagai pelanggaran sila kedua Pancasila. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 2(1), 226–232.

Zubaidi, M. A. (2025). Pendidikan Islam 5.0: Integrasi spiritualitas dan teknologi di era disrupsi. Zahir Publishing.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i02.538

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats