Analisis Ketimpangan Pengembangan Pariwisata antara Bali Utara dan Bali Selatan: Studi Kasus Kabupaten Buleleng
Abstract
Ketimpangan pembangunan pariwisata menjadi salah satu tantangan utama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi wilayah, terutama pada destinasi yang mengalami konsentrasi aktivitas wisata secara spasial. Pulau Bali sebagai destinasi pariwisata internasional menghadapi fenomena disparitas antara Bali Selatan sebagai pusat pertumbuhan pariwisata massal dan Bali Utara, khususnya Kabupaten Buleleng, yang belum memperoleh manfaat ekonomi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketimpangan pengembangan pariwisata Bali Utara dan Bali Selatan serta merumuskan strategi pemerataan pariwisata berkelanjutan berbasis pendekatan spasial dan komunitas. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan literature review dengan menganalisis 15 artikel ilmiah yang diterbitkan tahun 2017–2025 dari basis data Google Scholar dan ScienceDirect. Analisis dilakukan melalui sintesis tematik terhadap aspek aksesibilitas, amenitas, investasi, tata kelola, dan keberlanjutan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pariwisata Bali dipengaruhi oleh konsentrasi infrastruktur, akumulasi investasi, hambatan geografis, kesenjangan amenitas, serta lemahnya integrasi kebijakan antarwilayah. Strategi pemerataan yang direkomendasikan meliputi penguatan community-based tourism, peningkatan konektivitas infrastruktur, reformasi tata kelola fiskal, dan pengembangan pemasaran digital destinasi Bali Utara. Penelitian ini menegaskan bahwa pemerataan pariwisata Bali membutuhkan pendekatan integratif yang menggabungkan aspek spasial, ekonomi, sosial, dan ekologis.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arismayanti, N. K., I. G. Pitana, dan I. K. Suwena. “Strategi Pengembangan Potensi Ekowisata Berbasis Komunitas di Kabupaten Buleleng, Bali.” Jurnal Kajian Bali 11, no. 2 (2021): 245–66.
Astawa, I. P., dan I. G. Pitana. “Model Tata Kelola Pariwisata Inklusif Terpadu Bali: Solusi Mengurai Disparitas Ekonomi Regional.” Jurnal Kepariwisataan Indonesia 19, no. 1 (2025): 12–28.
Budiasa, I. M. “Analisis Arus Investasi Modal Asing Sektor Pariwisata dan Dampaknya terhadap Ketimpangan Pembangunan Wilayah Bali Utara.” Jurnal Ekonomi Terapan 9, no. 2 (2021): 104–18.
Dewi, L. P. K., dan K. A. Saputra. “Kesenjangan Digital Marketing Destinasi Wisata: Studi Komparatif Bali Selatan dan Kabupaten Buleleng.” Jurnal Kepariwisataan dan Perhotelan 8, no. 1 (2024): 54–68.
Gede, I. W., dan I. W. Wardana. “Dampak Lingkungan Overtourism di Bali Selatan: Evaluasi Daya Dukung Lingkungan Spasial Pulau Bali.” Jurnal Lingkungan Hidup 15, no. 3 (2022): 310–25.
Nuada, I. W., dan I. W. Windia. “Penerapan Konsep Community Based Tourism (CBT) dalam Menjaga Autentisitas Budaya Lokal di Kabupaten Buleleng.” Jurnal Sosiologi Pariwisata 14, no. 2 (2023): 89–103.
Parma, I. P., I. G. B. R. Utama, dan C. P. Trimurti. “Strategi Diversifikasi Produk Wisata Kabupaten Buleleng sebagai Destinasi Wisata Minat Khusus.” Jurnal Manajemen Kepariwisataan 22, no. 1 (2023): 41–55.
Pratiwi, N. L. P., M. Sudiarta, dan I. G. A. O. Suryawardani. “Evaluasi Aksesibilitas Transportasi Penghubung Wilayah Bali Utara-Selatan: Barrier dan Tantangan Geografis.” Jurnal Analisis Pariwisata 18, no. 2 (2018): 132–46.
Putra, I. G. N. A., A. S. Wiranatha, dan A. A. Hetami. “Proyeksi Dampak Pembangunan Jalur Shortcut Singaraja-Mengwi terhadap Penetrasi Pasar Pariwisata Bali Utara.” Jurnal Perencanaan Wilayah Kota 36, no. 1 (2025): 75–88.
Sari, N. M. W., dan I. K. A. Wiguna. “Analisis Persepsi Wisatawan Domestik terhadap Daya Tarik Wisata Pantai Lovina Kabupaten Buleleng.” Jurnal Pariwisata Budaya 9, no. 2 (2024): 112–24.
Suarthana, I. W., dan I. G. B. R. Utama. “Analisis Spasial Distribusi Hotel Berbintang di Provinsi Bali: Menguak Pola Ketimpangan Pembangunan.” Jurnal Destinasi Pariwisata 5, no. 1 (2017): 88–95.
Sudarmini, N. M., dan M. Antara. “Fenomena Migrasi Sirkuler Tenaga Kerja Muda ke Bali Selatan akibat Kesenjangan Pembangunan Ekonomi Regional.” Jurnal Ekonomi Kependudukan 7, no. 3 (2022): 198–212.
Suryawan, I. B. “Dampak Psikologis dan Sosial Kemiskinan Struktural pada Masyarakat Lingkar Destinasi Tertinggal Bali Utara.” Jurnal Ilmiah Hospitaliti 12, no. 1 (2020): 15–28.
Wiranatha, A. S., dan I. G. A. O. Suryawardani. “Ketimpangan Kontribusi PDRB Sektor Pariwisata Antar Kabupaten di Provinsi Bali.” Jurnal Ekonomi Regional Bali 3, no. 2 (2019): 77–92.
Yasa, I. N. M., dan I. M. Utama. “Evaluasi Efektivitas Kebijakan Pembangunan ‘Bali Satu Jalur’ terhadap Pemerataan Potensi Kepariwisataan Daerah.” Jurnal Kebijakan Publik Regional 11, no. 2 (2024): 143–57.
DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i02.527
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
View My Stats

