Aktivitas Pengelolaan Pangan Lokal Masyarkat Papua dalam Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Addina Zaharah, Fauziah Hafifah Hasanah, Sonia Julita, Adhi Munajar

Abstract


Kajian ini dilakukan untuk menyusun strategi konseptual yang efektif dalam menyokong ketahanan pangan berkelanjutan di tanah Papua dengan mengintegrasikan berbagai praktik pengelolaan pangan lokal. Menggunakan metode tinjauan pustaka sistematis (SLR) yang berbasis panduan PRISMA, pelacakan literatur dijalankan via Google Scholar untuk artikel berkisar tahun 2009–2026. Dari proses penyaringan ketat, 15 artikel ilmiah dipilih untuk dianalisis lebih mendalam lewat metode tematik. Temuan studi mengidentifikasi sejumlah kendala mendasar, mulai dari aspek konseptual, implementasi kebijakan, realitas lapangan, hingga keterbatasan teknologi yang berdampak pada tingginya post-harvest losses dan dominasi konsumsi beras impor. Guna menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menawarkan kebaruan berupa model customary collaborative food security. Gagasan ini mengombinasikan tiga pilar utama: formalisasi kearifan lokal ke dalam sistem administrasi publik, pengembangan hilirisasi teknologi pascapanen berbasis wirausaha sosial, serta restorasi hak kelola masyarakat adat terhadap ekosistemnya.

Keywords


Local Food, Sustainable Food Security, PRISMA Protocol, Customary Collaborative Food Security, Papua

Full Text:

PDF

References


Amelia, V., dan D. Prasetyo. “Pengelolaan desa wisata berbasis masyarakat sebagai penguatan ketahanan pangan.” Jurnal Tata Kelola Perdesaan 4, no. 2 (2022): 112–25.

Faisol, A., H. Hutasoit, Budiyono, Mashudi, dan D. N. Edowai. “Analisis potensi tanaman sagu (Metroxylon sp) sebagai bahan pangan lokal untuk mendukung ketahanan pangan di Provinsi Papua Barat.” Jurnal Agribisnis Kepulauan 13, no. 1 (2025): 45–58.

Indahyani, R. dan La Maga. “Alternatif kebijakan dalam pembangunan pertanian berkelanjutan di Provinsi Papua.” Jurnal Pembangunan Hijau 8, no. 3 (2023): 201–15.

Kabuam, W. “Tata kelola ketahanan pangan daerah perbatasan: Sinergi pemerintah dan komunitas lokal di Merauke.” Jurnal Administrasi Publik Regional 11, no. 1 (2026): 14–29.

La Oge. “Pengembangan teknologi pascapanen berbasis kearifan lokal dalam mendukung ketahanan pangan.” Jurnal Ketahanan Pangan Indonesia 6, no. 1 (2022): 33–47.

Lermating, K. F., H. J. Y. Aidore, dan F. D. Paiki. “Ketersediaan dan aksesibilitas pangan lokal: Implikasinya terhadap ketahanan pangan di Distrik Konda Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat Daya.” Jurnal Sosio-Ekonomi Pertanian 18, no. 2 (2024): 89–104.

Nathan, I. A. “Strategi pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan: Sinergi kebijakan dan administrasi publik di Merauke.” Jurnal Kebijakan Publik Pemerintahan 10, no. 2 (2025): 145–60.

Ndiken, Y., dan M. Kaize. “Aktivitas pemberdayaan masyarakat berbasis pangan lokal dalam menjaga resiliensi komunitas adat Papua.” Jurnal Antropologi Ekologis 7, no. 2 (2024): 76–91.

Rauf, A. W., dan M. S. Lestari. “Pamanfaatan komoditas pangan lokal sebagai sumber pangan alternatif di Papua.” Jurnal Litbang Pertanian 28, no. 3 (2009): 97–103.

Rikardus, E. “Penguatan kebijakan ketahanan pangan: Sinergi multi-pemangku kepentingan dalam peningkatan produksi padi.” Jurnal Kolaborasi Pemerintahan 9, no. 4 (2025): 310–25.

Sanaba, H. F., Sabaria, Juminah, dkk. “Penguatan kapasitas UMKM olahan pangan khas Papua berbasis sociopreneurship di Kampung Malagusa Papua Barat Daya.” Jurnal Inovasi Wirausaha Sosial 4, no. 1 (2026): 55–70.

Sefira, Syadza, A., A. R. Dwi, L. H. Q. Syahidah, dan F. R. Dedin. “Pemanfaatan sagu dan keladi sebagai sumber pangan fungsional yang berkelanjutan di Provinsi Papua.” Jurnal Gizi dan Pangan Fungsional 5, no. 3 (2024): 178–92.

Siringoringo, R., U. Wahyudin, dan E. Nurwahyuliningsih. “Tantangan dan strategi penguatan ketahanan sosial berbasis kearifan lokal pada komunitas adat terpencil Suku Asmat.” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Adat 12, no. 1 (2023): 22–38.

Syarief, R., Sumardjo, A. Kriswantriyono, dan Y. P. Wulandari. “Pengembangan ketahanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat di kawasan rawan konflik Timika Papua.” Jurnal Penyuluhan dan Pengembangan Masyarakat 13, no. 2 (2017): 140–55.

Tapi, T., M. Tapi, dan B. N. H. Sopacua. “Langkah antisipatif membangun kemandirian pangan lokal masyarakat di Papua Barat selama masa pandemi Covid-19.” Jurnal Resiliensi Ekonomi Daerah 6, no. 2 (2023): 80–95.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i02.498

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats