Kecerdasan Spiritual Remaja di Tengah Arus Digitalisasi
Abstract
Di era modern yang penuh tantangan, penguatan kecerdasan spiritual sangat diperlukan agar remaja tidak kehilangan arah hidup. Keluarga dan sekolah memiliki peran utama dalam membentuk spiritualitas remaja melalui keteladanan, pendidikan nilai, dan pembiasaan perilaku positif. Dengan kecerdasan spiritual yang baik, remaja diharapkan mampu menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yakni deskriptif kualitatif untuk menganalisis dan menggambarkan peneltian secara objektif serta mendetail untuk mendapatkan hasil yang akurat. Hasil temuan menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk remaja yang memiliki integritas, tanggung jawab sosial, serta kemampuan menghadapi krisis kehidupan secara positif. Semakin baik kecerdasan spiritual yang dimiliki remaja, maka semakin mudah merasakan ketenangan batin dan kontrol diri. Remaja yang memiliki kecerdasan spiritual yang baik lebih mampu menerima kenyataan hidup, memiliki harapan, dan tidak mudah putus asa. Dengan demikian, kecerdasan spiritual dapat dipahami sebagai kemampuan manusia untuk memahami makna hidup, mengembangkan nilai moral, membangun hubungan harmonis dengan Tuhan dan sesama, serta menghadapi kehidupan secara bijaksana.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustian, Ary Ginanjar. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ. Jakarta: Arga Publishing, 2005.
Al-Ghazali, Ihya’ Ulumuddin, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2016.
Al-Qaradawi, Islam and Modernity, Cairo: Wahbah Press, 2001.
Azra, Azyumardi. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi, Jakarta: Kencana, 2019.
Badri, Malik. Contemplation: An Islamic Psychospiritual Study, translated as Tafakkur: Perspektif Psikologi Islam: Bandung: Mizan, 2001.
Baharuddin, Elmi dan Zainab Ismail, “7 Domains of Spiritual Intelligence from Islamic Perspective,” Procedia - Social and Behavioral Sciences, Vol. 211, 2015.
Daradjat, Zakiah. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang, 2005.
Dittma, Helga r, Emma Halliwell. and Suzanne Stirling, “Materialism, Social Media Use, and Adolescent Mental Health,” Journal of Youth Studies 21, no. 4 2018.
Dwi Sabrina, Bunga Arinda. “Implementation of Islamic Counseling in Increasing Adolescent Resilience in the Digital Era,” DAAR EL-BASYIROH: Journal of Islamic Psychology and Counseling Guidance 1, no. 1 2025.
Erikson, Erik H. Identity: Youth and Crisis, New York: W.W. Norton & Company, 1968.
Frager, Robert. Heart, Self, and Soul: The Sufi Psychology of Growth, Balance, and Harmony, translated as Psikologi Sufi untuk Transformasi Hati, Jiwa, dan Ruh, Jakarta: Serambi, 2005
Gardner, Howard. Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. New York: Basic Books, 1983.
Goleman, Daniel. Emotional Intelligence. New York: Bantam Books, 1995.
Gurvinder Kaur, and Sarbjit Kaur. “Spiritual Intelligence and Social Competence among Adolescents,” International Journal of Research in Social Sciences 7, no. 3 2017.
Hisyam Syafii, Muhammad. dan Husain Azhari, “Interaction Between Spiritual Development and Psychological Growth: Implications for Islamic Educational Psychology in Islamic Students,” Journal of Islamic Education and Ethics, Vol. 3, No. 1, 2024, hlm. 4
Jalaluddin. Psikologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2016.
Kahrani, Membangun Nilai Karakter Anak Perspektif Pendidikan Islam, Milenial: Journal for Teacher and Learning, Vol. 2, No. 1, 2005.
Kilicarslan Toruner, Ebru dkk. “Meaning and Affecting Factors of Spirituality in Adolescents,” Journal of Holistic Nursing, Vol. 38, No. 4, 2020.
Kartanegara, Mulyadhi. Gerbang Kearifan: Sebuah Pengantar Filsafat Islam, Jakarta: Lentera Hati, 2017.
Khaldun, Ibnu. Muqaddimah, Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, 2015.
Langgulung, Hasan. Asas-Asas Pendidikan Islam, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 2003.
Lickona, Thomas. Educating for Character. New York: Bantam Books, 1991.
Mahasneh, Ahmad M. dkk. “The Relationship between Spiritual Intelligence and Personality Traits among Jordanian University Students,” Psychology Research and Behavior Management, Vol. 8, 2015.
Nashih Ulwan, Abdullah. Pendidikan Anak dalam Islam. Jakarta: Pustaka Amani, 2007.
Nata, Abuddin Pemikiran Pendidikan Islam dan Barat, Jakarta: Rajawali Pers, 2018.
Naquib al-Attas, Syed Muhammad. The Concept of Education in Islam, Kuala Lumpur: ISTAC, 1991.
Nirwana A.N, Andri. “Konsep Pendidikan Psikologi Religiusitas Remaja Muslim dalam Motivasi Beragama,” At-Ta’dib, Vol. 12, No. 1, 2020.
Piaget, Jean. The Psychology of Intelligence. London: Routledge, 1950.
Ramayulis, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia, 2019.
Rakhmat, Jalaluddin. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.
Santrock, John W. Adolescence. New York: McGraw-Hill, 2011.
Siti Nurhasanah, Noneng, “Refleksi Filsafat Sosial Ibnu Sina dalam Pendidikan Holistik untuk Memperkuat Moral Remaja di Indonesia,” Gunung Djati Conference Series 24 2023.
Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Qur'an. Bandung: Mizan, 2007.
Utari, Riyanda. “Self-Regulation pada Remaja dalam Perspektif Islam,” Bayani, Vol. 1, No. 1, 2020.
Utsman Najati, Muhammad, The Quran and Psychology, translated as Psikologi dalam Perspektif Al-Qur’an Bandung: Pustaka Setia, 2005.
Wiattri, Iatus, Khula Khusnita. dan Sheila Hariry, “Pengaruh Lingkungan Sosial dalam Psikologi Islam,” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik 2, no. 4 2024.
Zohar, Danah dan Ian Marshall. Spiritual Intelligence: The Ultimate Intelligence. London: Bloomsbury Publishing, 2000.
DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i02.445
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
View My Stats

